Selasa, 25 Maret 2014

Bisnis Laundry

Banyak orang di kota besar yang tidak bisa membagi waktunya untuk mencuci pakaian sendiri. Dalam hal inilah masyarakat merasa terbantu oleh jasa laundry. Laundry juga sangat membantu warga yang ditinggal mudik oleh pembantu rumah tangga. Bagaimanakah bisnis jasa laundry dijalankan?
      A.    Apa Laundry?
Jasa laundry adalah proses pencucian untuk menghilangkan berbagai jenis kotoran dan noda serta proses sanitasi pada tekstil. Proses laundry dilakukan dengan mengerjakan segala sesuatu melalui tahapan-tahapan penggarapan yang benar, tahap akhir tidak bisa dikerjakan di awal pekerjaan begitupun sebaliknya. Laundry juga termasuk proses perbaikan dan pemeliharaan terhadap warna coklat dan corak tekstil agar keawetan bisa dicapai secara maksimal. Jasa laundry bisa dinikmati oleh pengguna secara langung dari berbagai instansi seperti pabrik, catering, rumah sakit dan lain-lain.

B.     Industri Laundry
Industry laundry dapat dibagi menjadi enam segmen utama, segmen tersebut:
1.      Komersial
2.      Industrial
3.      Rumah sakit
4.      Kelembagaan
5.      Instansi pribadi
6.      Laundry kiloan

C.    Ceruk Pasar Jasa Laundry
Hamper semua anggota keluarga, baik suami maupun istri dituntut memiliki mobilitas tinggi dan menghabiskan sebagian besar waktunya pada aktivitas diluar rumah. Hal itu menyebabkan beberapa urusan di dalam rumah kurang mendapatkan perhatian karena setelah lelah seharian bekerja yang terpikir sesampai di rumah adalah istirahat. Oleh sebab itu , tidak salah apabila laundry menjadi salah satu bisnis jasa yang pasti akan terus berkembang.

D.    Bagaimana Memulai Bisnis Laundry
Bila untuk kelas menengah anda memerlukan modal untuk investasi yang dibutuhkan untuk lokasi penjualan, lokasi mencuci dan peralatan berupa mesin-mesin yang dibutuhkan. Adapun mesin yang dibutuhkan antara lain mesin penghitung uang(cash register), mesin cuci, mesin pengering, setrika press besar, dan setrika tangan.

Agar anda dapat membuka usaha jasa laundry, Anda membutuhkan:
1.      Satu orang pekerja di tempat penerima cucian
2.      Dua orang pekerja di tempat pencucian
3.      Satu orang untuk mencuci
4.      Satu orang lagi untuk menyetrika pakaian

Modal terbesar  yang harus dipersiapkan adalah untuk pembelian mesin-mesin dan sewa tempat.

Kunci Sukses Bisnis Laundry
1.      Pilihlah lokasi yang bagus.
2.      Sediakanlah mesin cuci, mesin pengering dan setrika.
3.      Pastikan anda punya resep penghilang noda.
4.      Dapatkanlah pengalaman dengan menjadi agen, tingkatkan pengetahuan mengenai cara mencuci dan menyetrika secara baik.
5.      Carilah rekanan awal minimal tiga agen
6.      Usahakan mengendalikan sendiri laundry anda dan memantau terus kemampuan agen
7.      Kerjakan secara tepat waktu pesanan langganan dan jangan sampai mengecewakanya, jika ada complain tentang kurang bersih dan minta diulang, layanilah tanpa ongkos tambahan.
8.      Perlakukanlah karyawan dan agen sebagai mitra kerja. Tanpa mereka berarti tidak ada uang masuk
9.      Aturlah keuangan dengan sungguh-sungguh
10.  Bagilah persentase dengan agen secara wajar
11.  Buatlah perjanjian dan tepatilah, misalnya tentang baju rusak atau hilang.
12.  Bangun manajemen yang baik dan disiplin
13.  Buatlah pembukuan yang rapi.
14.  Buatlah rekapitulasi dari setiap agen pada setiap akhir bulan.     

E.     Bisnis Laundry Kiloan

Kenapa Laundry Kiloaan?
Para konsumen lebih memilih mencuci pakaian dengan launry kiloan karena biayanya yang tidak mahal.
Banyak pengusaha kepincut untuk menjalani bisnis laundry kiloan. Keuntungan yang bisa didapatkan dari  bisnis ini memang menarik.

Sembilan Hal yang menguntungkan dari Laundri kiloan
1.      Mencuci merupakan kebutuhan primer setiap orang.
2.      Pangsa pasar laundry kiloan relative luas
3.      Biaya investasi murah
4.      Cepat balik modal
5.      Mudah berkembang
6.      System perputaran relative cepat dan riil
7.      Keuntungan 10 kali lipat dari bunga deposito
8.      Dalam 3 bulan usaha berkembang
9.      Biaya operasianal cenderung rendah, tetapi menghasilkan percepatan keuntungan


Keunggulan laundry berbasis kiloan
Kelebihan dan kelemahan laundry kiloan
Kelebihan:
  1. Simple dalam menghitung karena jumlahnya kiloan
  2. Bisa menambah mesin cuci
  3. Bisa mendapat lokasi usaha yang strategis
Kelemahan:
  1. Daya listrik minimal 3.000 watt.
  2. Kerepotan saat ada pemadaman listrik.
  3. Setrika sering digunakan full time.
Peluang Pasar
Kepadatan penduduk membuat bisnis laundry kiloan semakin menggeliat. Populasi yang padat membuat ruang di suatu tempat menjadi sempit sehingga tidak memungkinkan untuk menjemur pakaian. Maka, laundry kiloan pun jadi pilihan.

F. TAHAP PERSIAPAN
Hal pertama yang perlu anda lakukan adalah mencari tahu letak dari rumah tinggal pribadi di sektar rumah kos, terutama yang membutuhkan penghasilan tambahan dari mencuci dan menyetrika pakaian, anda kumpulkan berapa banyak pakaian yang sanggup dikerjakan oleh setiap orang dalam satu harinya.
Setelah itu, anda menentukan harga supaya bersaing dengan laundry yang ada di sekeliling. Dengan harga yang  bersaing dalam laundry kiloan, maka akan banyak pelanggan menyerahkan cucian mereka kepada anda. Anda harus menjadikan laundry kiloan ini special. Caranya adalah dengan memberikan:
  1. Harga jual yang terjangkau
  2. Kualitas yang baik
  3. Pakaian tidak dicampur
  4. Layanan antar-jemput
  5. Konsumen bebas memilih pewangi
  6. Tempat yang terjangkau
  7. Penampilan yang berbeda
  8. Kemudahan transaksi bagi konsumen
  9. Layanan satu hari seleseai
  1. Lingkup Kerja Persiapan
Lingkup kerja persiapan laundry kiloan meliputi:
Survei meliputi pemetaan pasar, persaingan, potensi. Sistem meliputi pembukuan sederhana, siklus kerja, prosedur standar operasi. Pelatihan meliputi pengendalian system, pemasaran, pelatihan karyawan, pengamanan dan pengendalian usaha.

  1. Rencana Pemasaran
Perlu dilakukan survey kecil-kecilan terhadap pangsa pasar, seperti penduduk di sekitar lokasi, umur, penghasilan rata-rata. Dan bisnis laundry kiloan sebaiknya berlokasi di dekar rumah kos-kosan mahasiswa, rumah sewa karyawan, dan perumahan warga. Selanjutnya anda perlu membuat perencanaan promosi bisnis agar orang-orang mengetahui jasa laundry kiloan anda. Dengan cara membuat leaflet, pamphlet, promosi dari mulut ke mulut, spanduk, radio ataupun melalui ajang arisan.

  1. Penentuan Lokasi dan Ruang
Penentuan lokasi penjualan:
  1. Letak lokasi dekat dengan penduduk
  2. Standar kebutuhan ruang
  3. Asumsi kebutuhan ruang:
·         Ruang tunggu
·         Ruang pencucian
·         Ruang pengeriangan
·         Ruang setrika atau pengemasan
·         Ruang administrasi
  1. Peralatan
  1. Mesin cuci
  2. Mesin pengering
  3. Setrika
  4. Timbangan
  5. Bon
  6. Catatan lain-lain
  7. Cash register
  8. Alat-alat lainya 
  1. Strategi Harga
Anda perlu mencermati pangsa pasar, apakah berorientasi pada kualitas produk  atau justru malah pada harga. Bandingkan dengan harga competitor anda. Penetapan harga yang rendah juga belum tentu baik karena tidak semua orang peduli dengan harga yang murah. Keuntungan pun menjadi sangat tipis. Bahkan justru bisa terkesan murahan. Jadi, anda harus memberikan harga rata-rata dengan kualitas baik.
  1. Rencana Operasianal
  1. Buatlah prosedur tetap
  2. Kartu langganan
  3. Rincian kebutuhan peralatan dan bahan penunjang
  4. Rekrutmen karyawan
·         Rekrutlah karyawan yang berkopenten dan beri pelatihan
·         Gaji UMR
·         Pegawai bisa menguasai lini pekerjaan
·         Hari libur 1 kali dalam 1 minggu
  1. Rancangan system penggajian
  2. Berburu penyalur

Tips Persiapan1.      Lokasi yang strategis
2.      Peralatan jumlahnya sesuai dengan anggaran anda
3.      Adminsitrasi bisa anda tangani sendiri terlebih dahulu
4.      Pelatihan karyawan agar mereka selalu ramah terhadap pelanggan, memahami standar pencucian yang baik, dan tepat waktu dalam pengerjaan order.
5.      System pembukuan sederhana
6.      Nota order cucian dengan logo dan alamat usaha laundry anda sebagai bentuk promosi terselubung
7.      Pelajari standar pencucian yang bersih, pengeringan, dan tahap setrika yang baik sesuai jenis kain
8.      Hindari kerusakan pakaian karena perubahan warna saat dicuci, luntur, atau kusut. Jangan sampai anda mengecewakan pelanggan  karena kesalahan pencucian sehingga bisa membuat anda kehilangan pelanggan.
9.      Promosi gratis pencucian setiap pengumpulan nota 10 kali cuci atau setiap nominal tertentu.
 


Senin, 24 Maret 2014

Manajemen Perhotelan

Tujuan
Pendidikan dan pengajaran Manajemen Perhotelan bertujuan menghasilkan sumberdaya manusia (lulusan) dengan tingkat kemampuan Yang mempunyai spesifikasi sebagai berikut:
  • Memahami dasar-dasar pengetahuan di bidang perhotelan, manajemen, dan akuntansi dalam praktek bisnis perhotelan;
  • Mampu dan terampil mengelola administrasi manajemen hotel (pemasaran, keuangan, operasi, dan sumberdaya manusia) dengan menggunakan sistem informasi manajemen yang sesuai dengan perkembangan teknologi informasi;
  • Mampu dan terampil melaksanakan pencatatan transaksi keuangan perhotelan sesuai dengan standar yang berlaku, terampil menyusun laporan keuangan dan laporan informasi lain untuk membantu manajemen dalam proses pengambilan keputusan di bidang perhotelan.
  • Mampu berkomunikasi secara profesional dan memiliki pribadi yang unggul sebagai pendudkung profesionalismenya.

Konsep dan Definisi
Wisatawan
wisatawan ini ditetapkan berdasarkan rekomendasi International Union of Office Travel Organization (IUOTO) dan World Tourism Organization (WTO). Wisatawan adalah seseorang atau sekelompok orang yang melakukan perjalanan ke sebuah atau beberapa negara di luar tempat tinggal biasanya atau keluar dari lingkungan tempat tinggalnya untuk periode kurang dari 12 (dua belas) bulan dan memiliki tujuan untuk melakukan berbagai aktivitas wisata. Terminologi ini mencakup penumpang kapal pesiar (cruise ship passenger) yang datang dari negara lain dan kembali dengan catatan bermalam.

Hotel
Hotel adalah suatu bidang usaha yang menggunakan suatu bangunan atau sebagian banguna yang disediakan secara khusus, untuk setiap orang yang menginap, makan, memperoleh pelayanan dan menggunakan fasilitas lainnya dengan pembayaran. Ciri khusus dari hotel adalah mempunyai restoran yang dikelola langsung di bawah manajemen hotel tersebut. Kelas hotel ditentukan oleh Dinas Pariwisata Daerah (Diparda).

Hotel Berbintang
Suatu bidang usaha yang menggunakan suatu bangunan atau sebagian banguna yang disediakan secara khusus, untuk setiap orang yang menginap, makan, memperoleh pelayanan dan menggunakan fasilitas lainnya dengan pembayaran, dan telah memenuhi persyaratan sebagai hotel berbintang seperti yang ditentukan oleh Dinas Pariwisata Daerah (Diparda).

Persyaratan tersebut antara lain mencakup:
• Persyaratan Fisik, seperti lokasi hotel, kondisi bangunan.
• Bentuk pelayanan yang diberikan (service).
• Kualifikasi tenaga kerja, seperti pendidikan, dan kesejahteraan karyawan.
• Fasilitas olahraga dan rekreasi lainnya yang tersedia, seperti lapangan tenis, kolam renang, dan diskotik.
• Jumlah kamar yang tersedia.

Akomodasi Lainnya
suatu usaha yang menggunakan suatu bangunan atau sebagian bangunan yang disedikan secara khusus, di mana setiap orang dapat menginap dengan atau tanpa makan dan memperoleh pelayanan serta menggunakan fasilitas lainnya dengan pembayaran. Akomodasi lainnya meliputi:
  • hotel melati yaitu hotel yang belum memenuhi persyaratan sebagai hotel berbintang seperti yang ditentukan oleh Diparda, penginapan remaja, pondok wisata, dan jasa akomodasi lainnya.
  • Hotel Melati/ Losmen/ Penginapan
usaha penyediaan jasa pelayanan penginapan umum yang dikelola secara komersial dengan menggunakan sebagian atau seluruh bagian bangunan.
  • Penginapan Remaja
usaha penyediaan jasa pelayanan penginapan yang ditujukan bagi remaja sebagai akomodasi dalam rangka kegiatan pariwisata dengan tujuan untuk rekreasi, memperluas pengetahuan/ pengalaman dan perjalanan.
  • Pondok Wisata
usaha penyediaan jasa pelayanan penginapan bagi umum dengan pembayaran harian yang dilakukan secara individual dengan menggunakan sebagian dari tempat tinggalnya.
  • Jasa Akomodasi Lainnya
usaha penyediaan jasa pelayanan penginapan yang tidak termasuk pada hotel melati, penginapan remaja dan pondok wisata misalnya wisma.

Tingkat Penghunian Kamar Hotel adalah banyaknya malam kamar yang dihuni dibagi dengan banyaknya malam kamar yang tersedia dikalikan 100%.

Tingkat Penghunian Tempat Tidur adalah banyaknya malam tempat tidur yang dipakai dibagi dengan banyaknya malam tempat tidur yang tersedia dikalikan 100%.

Rata-rata Lama Tamu Menginap adalah banyaknya malam tempat tidur yang dipakai dibagi dengan banyaknya tamu yang menginap di akomodasi tersebut. Rata-rata lama tamu mennginap ini dapat dibedakan antara tamu asing dan tamu dalam negeri.

a. Rata-rata Lama Tamu Asing Menginap
Banyaknya malam tempat tidur oleh tamu asing dibagi dengan banyaknya tamu asing yang menginap.

b. Rata-rata Lama Tamu Dalam Negeri
Banyaknya malam tempat tidur oleh tamu dalam negeri dibagi dengan banyaknya tamu dalam negeri yang menginap.
Perbandingan Tamu Asing dan Tamu Dalam Negeri adalah perbandingan antara presentase tamu asing dari seluruh tamu dan presentase tamu dalam negeri dari seluruh tamu.
Rata-rata Tamu Per Kamar (GPR) adalah perbandingan antara banyaknya malam tamu atau malam tempat tidur dengan banyaknya malam kamar yang dihuni.

Penjelasan:
GPR = 1,43 berarti bahwa rata-rata kamar yang terjual dihuni oleh 1,43 orang.
Catatan :
1 malam kamar = 1 kamar x 1 malam
1 malam tempat tidur = 1 tempat tidur x 1 malam
1 malam tamu = 1 tamu x 1 malam.
Sumber: Statistik Indonesia


Masalah perhotelan
Industri perhotelan terus berkembang seiring dengan perkembangan dunia usaha, ditandai dengan terus bertambahnya jumlah hotel yang ada di Indonesia dengan berbagai klasifikasi baik regional maupun internasional. Dalam industri perhotelan saat ini sedang dihadapkan pada persaingan yang ketat, maka sebuah hotel harus mampu memiliki service of excellent atau harus mampu merebut hati konsumen karena hanya hotel yang memiliki service of excellent yang akan mampu memenangkan persaingan. Industri perhotelan pada dasarnya merupakan industri jasa penginapan yang memadukan usahanya melalui penjualan produk nyata hotel (tangible product) dengan jasa pelayanan (intangible product).

Dalam bisnis perhotelan banyak hal yang ditawarkan kepada tamu yang datang, berupa penawaran jasa fasilitas yang dimiliki suatu hotel. Jasa yang ditawarkan secara nyata oleh hotel (tangible product) diantaranya seperti jasa pelayanan sewa kamar hotel, pelayanan makanan dan minuman, bar, gerai fast food, guest house, laundry dan dry cleaning, rekreasi keluarga, dan kebugaran. Selain itu, hotel juga menjual jasa pelayanan (intangible product) seperti keramahan, sopan santun, kecekatan, kecepatan, dan kemudahan. Jasa-jasa tersebut ditawarkan oleh hotel agar dapat memberikan kepuasan bagi para tamu dan pengunjung secara menyeluruh.

Kemajuan sebuah hotel sangat ditentukan oleh tingkat hunian kamar yang menyatakan suatu keadaan sampai sejauh mana jumlah kamar terjual, jika diperbandingkan dengan seluruh jumlah kamar yang mampu untuk dijual. Sehingga manajemen hotel harus memperkirakan prosentase hunian kamar, jangan sampai kamar yang terjual kurang dari kapasitas kamar yang tersedia untuk dijual. Hal lain yang perlu diperhatikan dalam bisnis perhotelan adalah bagaimana kita dapat mengetahui kebiasaan tamu membeli (customer buying behavior) dalam memenuhi kebutuhannya, misalnya saja bisa dilihat dari bagaimana tamu menentukan komitmen finansialnya, dan alasan tamu mnginap serta dari daftar riwayat tamu (guest history).

Promosi merupakan salah satu bagian dari bauran pemasaran pariwisata sehingga dalam kegiatan pariwisata promosi tidak bisa berjalan sendiri dan terpisah dari indikator-indikator bauran pemasaran pariwisata yang lainnya. Secara keseluruhan bauran promosi pariwisata mencakup produk (product), harga (price), promosi (promotion), sistem distibusi (place), kerjasama (partnership), pengemasan paket wisata (packaging), program kegiatan wisata (programming), penampilan objek subjek pariwisata (performance), dan sumber daya manusia (people). Seluruh indikator bauran pemasaran pariwisata tersebut harus bersinergi dalam kegiatan pariwisata agar memperoleh hasil pemasaran pariwisata yang optimal.

Dengan promosi sebuah hotel dapat memperkenalkan hotel nya pada masyarakat, dengan tujuan agar hotel yang dikelola dapat pelanggan yang cukup banyak, tapi itu saja tidak cukup sebuah hotel juga harus sering membuat sebuah event sebagai salah satu daya tarik para tamu, karena kita sama – sama tahu sebuah acara dapat memiliki daya tarik, namun itu saja tidak cukup seperti yang sudah saya tulis diatas hotel juga harus memberikan discount pada para tamunya.

Layanan yang prima merupakan salah satu strategi dalam memberikan kepuasan pada pelanggan karena kepuasan pelanggan merupakan hal yang penting dalam persaingan bisnis. Banyak perusahaan berusaha meningkatkan kualitas layanannya untuk memenuhi harapan dan kepuasan para pelanggannya. Kualitas layanan sangat terkait erat dengan service performance (kemampuan seseorang dalam memberikan layanan). Oleh karena itu, perusahaan memerlukan sumber daya manusia yang terdidik agar mampu merealisasikan segala sesuatu yang berkenaan dengan service performance

Para tamu melakukan perjalanan untuk keperluan bisnis maupun berlibur dan mereka bisa memperoleh manfaat dari akses nirkabel berkecepatan tinggi yang aman di dalam area hotel untuk mengakses berbagai layanan seperti e-Mail, percakapan suara, data dan percakapan video, selain fax, telepon dan berbagai aplikasi korporat seperti Customer Relationship Management (CRM) dan Enterprise Resources Planning (ERP). Dengan solusi ini, layanan online eksternal bisa diperbaiki dan dapat digunakan untuk mengelola hubungan dengan konsumen melalui contact centers. Dengan solusi CRM ini, jaringan hotel dan resort dapat mengintegrasikan kemampuan penjualan, pemasaran, dan pelayanan untuk memastikan pengalaman pelanggan yang memuaskan melalui berbagai aplikasi- in person, telepon, web, chat, fax, dan e-Mail.

Memilih Travel Agent yang Baik
Jika Anda akan bepergian dengan menggunakan jasa agen perjalanan atau travel, pastikan bahwa agen yang dipilih merupakan yang terbaik.karena industri travel yang berkembang pesat tidak hanya membuat usaha di bidang itu sangat kompetitif tetapi juga melahirkan agen-agen nakal yang tega menipu konsumen, entah janji tidak sesuai kenyataan atau uang Anda dibawa kabur. Jika salah pilih, niat Anda semula untuk menghemat waktu, uang, dan bebas frustrasi dengan menggunakan jasa agen malah akan berbuah sebaliknya.
Lalu bagaimana caranya agar Anda dapat menemukan agen yang baik, kompeten, dan profesional? Pilihlah agen perjalanan seperti memilih dokter atau lawyer untuk keperluan Anda. Dapatkan nasihat teman dan kerabat yang menggunakan agen perjalanan yang mereka percaya. Karena jenis pilihan perjalanan (seperti perjalanan keluarga, berkelompok/grup, petualangan, ekoturisme) merupakan keputusan personal yang mencerminkan hasrat dan gaya hidup, Anda mungkin harus mengunjungi atau menelepon sejumlah agen perjalanan untuk menemukan satu yang terbaik yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Saat berkunjung ke kantor agen, pertimbangkan segala sesuatu mulai dari tampilan kantor sampai dengan cara mereka mendengar serta menjawab pertanyaan Anda. Agen yang baik akan berusaha membangun hubungan jangka panjang dengan klien, tidak semata mengejar sebuah transaksi di depan mata. Pastikan Anda mendapat informasi yang jelas tentang agen tersebut, dapatkan profil usahanya, serta jenis jasa layanan yang tersedia.

Apa faktor menentukan dalam memilih agen? Selain kesan awal tentang kantor, cara mereka menanggapi kebutuhan Anda, pastikan bahwa agen yang Anda pilih punya jaringan kuat dengan industri pariwisata pada umumnya seperti dengan asosiasi agen perjalanan, maskapai penerbangan, jaringan hotel, kereta api, kapal pesiar, tur operator, atau perusahan rental mobil. Agen yang berjaringan luas mencerminkan agen tersebut kredibel. Dengan dukungan jaringan yang dimilikinya agen pun dapat menawarkan banyak pilihan serta informasi harga untuk Anda. Industri travel bertumbuh kompetitif. Agen perjalanan biasanya meningkatkan kualitas serta jenis layanan yang mereka tawarkan.

Tanyakan apa layanan spesial yang mereka tawarkan untuk Anda. Agen perjalanan dapat mengatur semua jenis perjalanan domestik ataupun internasional, dari hotel dan resor sampai tiket pesawat maupun transportasi darat, termasuk kebutuhan untuk rental kendaraan atau paket tur. Mereka juga menyediakan bantuan untuk aplikasi asuransi perjalanan, paspor dan visa, berbagai macam prosedur serta keperluan lain bagi para turis asing.
Banyak agen perjalanan yang punya layanan bebas pulsa, ruang pertemuan, insentif perjalanan dan lain-lain. Jika Anda masih ragu dengan agen yang hendak pilih, tanyakan tentang latar belakang profesional agen tersebut. Agen berpengalaman dan profesional biasanya telah mengikuti berbagai pelatihan seperti pelatihan manajemen bisnis, pelatihan travel dan turisme atau geografi, serta memiliki sertifikat yang menunjukkan adanya penghargaan atau apresiasi dari lembaga-lembaga profesi. Tentu saja penting bersikap hati-hati tetapi tidak perlu terlampau kuatir. Di luar sana ada banyak agen perjalanan yang baik.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...