“HOU COME YOU CAN’T IDENTIFY YOUR KEY
CUSTOMERS?”
PETER
CHEVERTON
KUNCI SUKSES SELEKSI PELANGGAN PALING BERPOTENSI
Mengawali pada Saat Awal
“Anda tidak memilih pelanggan berpotensi merekalah yang memilih anda” Ada
kenyataan bahwa anda tidak dapat menerapkan manajemen yang paling berpotensi (key account management ) pda seorang
pelanggan, si pelanggan harus menghendaki dan bersikap sukarela terhadap tujuan
ekstra Anda. Praktik manajemen paling berpotensi ( key account managemet )
menuntut kesepahaman pemasok dan pelanggan dan pada tinggkat ini pelanggan
memiliki kesempatan besar untuk memilih.
Ada dua masalah dengan pendekatan ini,
dalam kegiatan persaingan yang ketat, para pelanggan mungkin tidak hanya
sekedar berkeliling untuk memanggil Anda. Kedua, mereka
yang memang memanggil mungkin bukan yang anda inginkan.
MENDAPATKAN SUMBER DAYA YANG TEPAT
Memperlakukan semua konsumen secara sama dalam hal waktu dan perhatian yang
diberikan. Atau, ada pendekatan `pemburu pembunuh` yang lebih agresif memandang
kesuksesan jangka pendek untuk menentukan masa depan Anda yang mungkin lebih
baik bagi Anda.
MEMBUAT SEMUA ORANG MENYETUJUI
Key account management meminta
fungsi silang, binis silang, pendekatan regional silang. Semuanya harus bebagi
objek, semuanya harus memberikan kontribusi suber daya, dan semuanya harus
menyalurkan keahlian fungsionalnya untuk mencapai tujuan utama, yaitu kepuasan
pelanggan.
10 LANGKAH
Langkah 1. Ketahui objek Anda
Langkah 2.Pemahaman sumber daya Anda
Langkah 3. Bentuk tim seleksi
Langkah 4. Petakan kesempatan yang nyata
Langkah 5.Bentuk rencana segmentasi dan pasar
Langkah 6. Gunakan matriks seleksi pelanggan paling berpotensi
Langkah 7. Identifikasi faktor ketertarikan pelanggan
Langkah 8. Ketahui kekuatan relatif Anda
Langkah 9. Fokuskan pada seleksi dan komunikasi
Langkah 10. Kaji ulang
Langkah 1.Objektif Anda
Mengapa KAM penting, dan mengapa harus sekarang?
KAM ( Key Account Management )
t
Kematangan pasar, kompetisi semakin panas, dan ada
kecendrungan para suplier meningkatkan komoditasnya.
t
Mendapatkan keuntungan kopetitif melalui produk atau
teknologi menjadi semakin sulit, dan bagi banyak perusahaan hal tersebut tidak
lagi menjadi pilihan.
t
Pelanggan tumbuh menjadi lebih besar, lebih
menggelobal, lebih kompleks, dan lebih menuntut.
t
Makin tumbuhnya kecanggihan peran pembelian, terutama
karena munculnya perangkat elektronik, maka layak mengeluarkan istilah `revolusi
pembelian` ada kebutuhan reaksi dari sisi suplier.
Dalam keseimbangan kekuatan, dan
mengindikasikan bagaimana kekuatan KAM mungkin berfungsi untuk menatanya
kembali.
Kemungkinan Objektif
Objektif Anda untuk KAM seharusnya tentu saja mengikuti keseluruhan objektif
bisnis Anda, dan yang lebih kritis lagi objektif itu seharusnya merespons tantangan
dan kesempatan tertentu dari lingkungan bisnis Anda sendiri.
* Spesifik/ khusus
* Measurable/ terukur
* Achievable / dapat dicapai
* Relevant / berkaitan
* Timed/ terjadwal
Berikut ini ada enam objektif tertentu untuk KAM
1) Mempertahankan
atau merentensi bisnis dan pelanggan yang telah ada dalam lingkungan yang
kompetitif.
2) Bertumbuh
dengan cara memenangkan jalan masuk kepelanggan baru.
3) Mengelola
pelanggan global atau regionaol dengan gaya yang konsisten dan penempatan yang
layak.
4) Mengelola
layana pelanggan melalui multipel unit bisnis dari perusahaan kita sendiri,
dengan gaya yang konsisten dan penempatan yang layak.
5) Membentuk suatu bisnis yang akrab
pelanggan ( customer intimate ), yang di picu oleh key account-nya.
6)
Pencapaian
keandalan operasional melalui pengelompokan dan pengelolaan pelanggan yang
memiliki persyaratan yang sama –key account ( layanan penuh ), pelanggan yang
pernah bertransaksi/ transactional account ( diberikan penawaran sederhana ),
calon pelanggan/ opportunistic account dan sebagainya.
Langkah 2# Sumber Daya Anda
Dalam langkah 2 kita harus mengidentifikasikan apa sasaran kita dari
penggunaan sumber daya tersebut. Mari kita pertimbangkan tiga pendekatan umum
penjualan, mengindikasikan beberapa keuntungan dan kelemahan masing-masing, dan
bagaimana semua itu dapat digunakan untuk menentukan strategi KAM. Tujuan kita
dalam langkah dua untuk mengindikasikan bagaimana cara mengelola guna membantu
kita dalam proses pemilihan.
TIGA MODE`PENJUALAN`
Mode
-1 The Milk Round
Inti dari pendekatan Milk Round adalah bahwa dunia bertumbuh dari keteraturan
dan efisiensi.
Mode-2 The Hunter
1) Tenaga penjual hanya memiliki satu
hubungan dengan pelanggan, yang berarti mereka dapat masu dan keluar kapan
saja, dan karenanya harus mengelola sejumlah besar pelanggan.
2) Dalam satu pasar yang memiliki banyak
pelanggan dapat bertumbuh pesat, pendekatan pemburu mungkin terjepit.
3) Pendekatan pemburu itu menyenangkan
setidaknya pemburu yang sukses akan menerima yang layak.
4) Sisi
jelek dari pemburu adalah karena ini terliha jelek dalam ingatan atau retensi
pelanggan.
5) Ada
bebeapa masalah dengan pendekatan pemburu berkait dengan pengembangan hubungan
dengan seorang pelanggan diluar transaksi sederhana penjualan produk pada harga
tertentu.
6) Harga
bertahan sesaat—investasi tersebut adalah sedikit konsekwensi bagi yang berkonsentrasi
pada komisinya.
7) Ini
tidak membeda-bedakan—membunuh bereti membunuh. Pikitkan seorang pemburu
sejait, seorang berhait singa dihutan serengeti yang siap menerkam apapun yang
bergerak.
8) Komunikasi
dengan pelanggan disalukan melalui satu titik—bagus dalam kontrol, namun tidak
cukup bagus unutk memahami bisnis pelanggan, objektif mereka, dan tantangan
mereka secara menyeluruh.
Mode—3
The Farmer
Banyak hal yang dapat bertentangan dengan pendekatan petani, antara lain:
t
Target jangka pendek yang ditetapkan dari atas.
t
Komisi yang tidak layak atau tingkat penghasiolan
yang didasarkan pada penjualan hari ini.
t
Manajemen yang lebih menyukai efisiensi dari pada
efektivitas.
t
Keteguhan hati yang menyatakan bahwa pelanggan itu
sama—Anda tidak dapat menuai mereka semua.
Langkah
3 Merakit Tim Pemilih
Mengapa Anda membutuhkan tim?
Pertama, Anda tidak akan mungkin menjalankan langkah sendirian. Kedua, dengan
melakukan sendirian Anda mungki senag atas hasilnya, namun segera akan Anda
ketahui bahwa ada lusinan orang lain yang tidak setuju.
TIM YANG IDEAL
Tim yang ideal hanya akan ideal untuk tujuan mengapa tim itu dibentuk. Itulah
kenyataan dari dua tujuan di bawah ini:
t Untuk
mengidentifikasi dan memilih Key Account ( pelanggan paling berpotensial )
berdasrakan kombinasi pengetahuan keakrapan dengan pelanggan dan pedagang yang
jernih mengenai strategi dan sasaran masa depan.
t Untuk
memberikan kekuasan yang sepantuasnya kepada tim tersebut agar tim tersebut
memiliki arti dalam bisnis ( memilih tanpa menginplementasikan tidak ada
rugunya ).
Tiga
persyaratan umum
t Pastika
bahwa ada wewenang yang cukup mengambil keputusan.
t Pastikan
kombinasi visi dan pengetahuan yang benar.
t Semua
fungsi yang akan dilibatkan dalam melayani pelanggan ini harus terwakili.
Tim Dalam Praktik
Koordinator Ini merupakan tugas yang kompleks yang membutuhkan pengetahuan dan
keahlian lintas fungsi, bisnis dan wilayah. Seseorang yang memiliki keahlian
diplomatis, fasilitator, dan pembujuk yang bagus dapat menjadi koordinator.
Investigator sumber daya—adalah orang yang keluar mencari sesuatu—informasi,
para ahli dan asisten. Tanpa peran seperti ini dalam tim hasilnya mungkin sangat
introspeksi, belum lagi jika harus memusatkan perhatian.
Monitor evaluator.
Dipandang oleh beberapa orang sebagai penyebab kelambatan dan terlalu
berhati-hati. Namun orang ini adalah orang yang menjaga kejujuran Anda. Mereka
memeriksa dan menyeimbangjkan dan tidak akan membiarkan anda mengambil
keputusan yang terburu-buru berdasarkan bukti yang tidak memadai.
Implementer.Langkah
yang diajukan mewakili suatu poses, dan kemampuan si pelaksana atau implementer
untuk merangkum dan mengelola proses tersebut akan sangat penting artinya tanpa
mengabaikan peran Shaper, Completer Finishing, Plant, Spesialis, dan Team Work.
Ukuran Tim
Pengaruh tim pada keseluruhan bisnis dibalik proses
ini. Tim tersebut ada disana tidak hanya untuk melakukan pilihan, namun harus
memiliki wewenang yang layak untuk melakukan seleksi yang punya arti bagi
bisnis secara keseluruhan.
Kejelasan Tujuan
Pelaku ( tim ) harus memahami masalah dan tantangan yang ada di dalam KAM.
Timetable
Penetapan waktu yang tetap hanya dapat didasarkan pada lingkungan Anda
sendiri—ukuranperusahaan Anda, sifat alami bisnis Anda, komplesitas pasar, t ingkat
pengetahuan Anda, penghasilan—namun jangan berharap akan selesai dalam seminggu
dan cobalah untuk tidak molor sampai lebih dari sekitar enam bulan.
Langkah
4 Memetakan Kesempatan
Ada satu bahaya yang besar saat bisnis memiliki Key account-nya berdasarkan pelanggan
yang paling sukses belakangan ini. Kita mengambil resiko jika hanya menghidupkan
Klise ini, yang sanagt disukai para konsultan manajemen, karena kita seperti
mengemudi mobil sambil terus melihat kaca spion.
Peta Pasar
Gunakan peta pasar untuk melihat kesempatan hair esok—kesempatan
mendatang.ketika membuat peta, key account tidak harus merupakan pelanggan
langsung si suplier—key infuencer juga harus dipertimbangkan sebagai salah satu
kandidat, meskipun beberapa orang mungkin lebih suka membedakan mereka dengan
pengggunaan istilah key infuencer ( pemberi pengaruh paling berpotensial ) dari
pada key account (pelanggan paling berpotensi). The battle of the first call`—Pertempuran pada jumpa
pertama
Masi banyak yang perlu ditambahkan pada peta ini.
Rantai kesempatan Ini adalah contoh khas mengenai sekumpulan pilihan yang
dihadapi oleh seorang supplier dalam pasar seperti ini, dengan membuat peta dari
keseluruhan pasar kita dapat mulai unutk melihat apa yang disebut `rantai
pasar`—alur pengaruh dan pendapatan tertentu yang dapat menjadi sasaran kita
dan kita eksploitas. Rantai ini saharusnya selalu diikuti sampai kepelanggan
akhir, karena seringkali diahir rantai itulah terhampar kesempatan besar.
Dimanakah key account-nya sekarang ?
Siapakah sebenarnya key account-nya dalam semua rangkaian itu? Pertanyaannya
adalah: rantai atau rantai-rantai kesempatan yang mana yang memberikan mas
depan paling baik bagi kta? Distribuor, yang secara hitoris merupakan pilihan
terbaik, telah mundur kebagian balakang segera setelah keseluruhan peta pasar
tersebut selesai dianalisis.
Langak
5 Rencana Pemasaran dan Segmentasi Pasar
Di
dalam bisnis ada rencana bisnis, dan bisnis juga memiliki rencana pemasaran,
bahkan mungkin lebih dari satu. Bisnis akan memilih satu rencana pemasaran
untuk setiap pasar tempat Anda beroperasi, dan mungkin anda juga rencana
segmentasi sebagai bagian dari rencana pemasaran tersebut.
SEGMEN PASAR
Segmen pasar adalah pengelompokan pelanggan yang memiliki kebutuhan, sikap, dan
perilaku membeli yang sama.
Adalah penting untuk menekankan dya kata,` Perilaku` dan `Sikap1` jika kita
hanya melihat kebutuhan, berati kita membatasi pilihan kita. Kita semua
membutuhkan makanan dan jika hanya itu satu-satunya pertimbangan kita berati
hanya satu segmen di pasar makanan—yaitu makanan! Tentu saja, ada banyak segmen
karena diluar sekedar kebutuhan kita menunjukkan banyak sikap yang menakjubkan
pada barang, dan mempertonotnkan banyak cara untuk membeli dan menggunkannya.
Setiap bentuk perilaku dan sikap tersebut menggambarkan segmen pasar
potensial.pikirkan saja beberapa segmen dibawah ini dalam pasar makanan.
·
Makanan yang dibawa pulang—restoran, kafe, cepat
saji, warung…
·
Makanan di dalam—sarapan, makan siang, makan malam,
menjamu, pesta daging panggang…
·
Bisnis—kantin,
hotel, institusi, catering, penerbangan…
·
Ritel—supermarket,
grosir, cash and carry, toko…
·
Pemberian merk—merk, merk sendiri, tanpa merk…
·
Kesehatan—sodium rendah, diet, rendah lemak, serat
tinggi…
·
Diet—vegetarian, organik, vegan…
·
Etnis—India, Cina, Italia, Maroko…
·
Keluarga—2 hingga 4 anak, orang tua tungagal,
pensiunan, bujangan…
·
Pengalaman—cordon blue, makanan yang segar, profesional…
·
Tambahkan dalam daftar tersebut makanan kegemaran, cita
rasa lokal, tradisi, tingkat penghasilan, waktu memasak, gaya hidup, dan lebih
banyak lagi, dan daftar itu pasti akan sangat besar. Begitu besar sehigga kita
harus mencari jalan untuk menyatukan semua segmen mikro tersebut, untuk
mendapatkan apa yang kita sebut sebagai segmen yang ‘viable’—yang dapat
hidup.
Segmen yang ‘viable’
Segmen yang viable harus dapat menjawab pertanyaan sebagai berikut:
t
Apakah cukup besar untuk menyesuaikan fokus pikiran?
t
Apakah kebutuhan, sikap, dan perilaku pelanggan
kurang lebi sama jika dikumpulkan?
t
Mingkinkah merancang bauran pemasaran yang layak bagi
segmen tersebut?
t
Apakah segmen tersebut dapat diraih, dapatkah
diidentifikasikan, diukur, dianalisis, dikomunikasikan, dan dijual, dibandingkan
dengan segmen yang lain?
Segmentasi
Dan Bauran Pemasaran
Segmentasi terdiri atas tiga proses
1. menentukan apa dasar ‘potongan (slice)’ pasar segmen
tersebut.
2. memilih segmen yang ingin Anda masuki.
3. menetapakan sasaran pada setiap segmen yang aktif dengan
bauran pemasaran yang unik.
Keuntungan Segmentasi
Ada banyak keuntungan yang diperoleh dari segmentasi yang baik.
ü
Pemahaman yang semakin baik mengenai dinamisasi
pasar, terutama mengenai rantai kesempatan yang mengalir sampai ke pelanggan
akhir.
ü
Pemahaman yang lebih baik mengenai kekuatan pesaing 9
persaingan akan berbeda dalam setiap segmen ) dan juga kesempatan untuk
mendapatkan keuntungan kompetitif.
ü
Pemahaman yang makin baik mengenai kebutuhan, perilaku,
dan sikap pelanggan.
ü
Merupakan suatu dasar mengorganisasi dan membentuk
strutur bisnis.
ü
Memperbaiki kemampuan Anda unutk mengelola bauran
pemasaran, dari sudut pandang pelanggan.
ü
Meningkatkan kesempatan anda untuk menambah nilai,.
Meraih keunggulan kompetitif, dan membangun penghalang bagi masuknya pesaing
atau penganti.
ü
Meningkatkan peluang Anda untuk menciptakan,
memelihara dan untuk mempertahankan premi harga.
Tujuan dari segmen ini adalah
meletakkan sumber daya Anda yang terbatas pada kesempatan tersebut yang akan
membawa Anda ketempat tujuan bisnis yang Anda inginkan dan menggambarkan
kesempatan terbaik untuk mendapatkan keunggulanmkompetitif.
Segmentasi Dan Key Account
Tanpa segmentasi, key account cendrung salah dalam ‘ukuran ( sizeism)’.tanpa
segmentasi, kebanyakan pasar terlalu besar dan terlalu beragam, sehingga sulit
di garap—apa yang tampak menarik pada bagian suatu pasar ternyata tidak begitu penting
dibagian lainnya—dan karenanya skala usaha menjadi satu-satunya factor yang
dapat diperbandingkan—yaitu ‘sizesm” atau ukuranisme.
Setiap pelanggan punya segmen sendiri
Secara teori, suatu segmen dapat seukuran dengan ( sekecil) seorang pelanggan
individual dengan kebutuhan,sikap, dan perilakunya yang unik. Daalm praktik,
ini mungkin melalui KAM.
Cara Melakukan Segmentasi Pasar
Untukpenanganan yang tepat dan menyeluruh dalam tantangan ini Anda dapat
membaca Key Marketing Skillls karya Peter Cheverton.
Pada tingkat ini, ada beberapa faktor penting yang harus dipertimbangkan, antara
lain;
ü
Apakah keptusan yang dilakukan secara global, regional,
atau lokal?
ü
Apakah pengecer dan distributor memilih untuk menampilkan
produ anda di pasar, ata apakah mereka hanya melayani permintaan?
ü
Dengan kata lain apakah produk Anda ‘didorong’ masuk
kepasar dengan usaha meningkatkan penjualan
atau menetapkan harga secara agresif, atau apakah mereka ditarik masuk
kepasar oleh permintaan pelanggan akhir?
ü
Apakah saluran yang membuat keputusan penting
ataukah pelanggan akhir?
ü
Di manakah pesaing berlangsung amat keras?
ü
Siapa yang membeli, apa, bagaimana, kapan dan dimana?
Ingatlah kebenaran sederhana ini—pasar tidak membeli apa-apa—oranglah
yang membeli setiap saat!
ü
Apakah sikap dan perilaku kuncinya—apakah ini
keputusan yang didasari oleh uang, keputusan mengenai prestasi, ataukah keputusan
berdasarkan kesalahan?
Langak 6 Matriks
Penyeleksi dan Pengidentifikasi Pelanggan Paling Berpotensi
Ada satu masalah sangat penting yang harus dicatata ketika memilih key account.
Ini telah dilakukan sebelumnya, tetapi karena masalah ini teramat penting harus
diulangi.
Seorang key account adalah seorang pelanggan tempat kita menyiapkan sejumlah
investasi sumber daya perusahan kita yang signifikan ( waktu, orang, uang )
dengan keyakinan bahwa pwlanggan tersebut mewakili jalur terbaik untuk mencapai
ambisi jangka panjang.
PENJELASAN KAISM
Tujuan dari matriks penyelesaian dan pengidentifikasian key account—KAISM
adalah untuk memberikan suatu peproses penanganan dilema.
KAISM tidak menjelaskan siapa key account Anda—pada kenyataannya ini merupakan
alat yang amat jauh lebih penting.
Tujuan Dan Mafaat Kaism
a) Untuk
mengindikasikan dimana kemungkinan letak key account Anda—Anda dapat memilih
unutk berbeda
b) Untuk
menimbulkan perdebatan mengenai kriteria dalam mengidentifikasikan key account
c) Untuk
mengidentifikasikan kriteria yang berkaitan dengan ambisi bisnis jangka panjang
Anda
d) Untuk
mendapatkan persetujuan bisnis yang luas atas kriteria tersebut
e) Untuk
mengidentifikasikan pelanggan potensial sebagaimana saat ‘mengategorikan’ yang
ada sekarang
f) Untuk
memahamim persepsi pelanggan mengenai kekuatan kopetitif Anda
g) Untuk
mengidentifiukasi riset apa yang dibutuhkan tenteng kekuatan pesaing
h) Untuk
mengidenmtifikasi penelitian apa yang diperlukan pada kebutuhan dan persepsi
pelanggan
i) Untuk
mendapatkan dukungan bisnis yang luas mereka yang dikategorikan sebagai key
account
j) Untuk
mendorong munculnya perdebatan mengenai cara mengelola dan melayani pelanggan
kategori lain
k)
Untuk menyediakan metodologi yang memungkinkan
munculnya analisis dan pembaharuan yang sederhana dan berkala
Mengelola Empat Kategori—Sebuah
Pertofolio Investasi
Mengidentifikasikan pelanggan dalam empat kategori tidak berakibat menolak
bebrapa pelanggan. Juga, ini tidak merekomendasikan suatu pendekatan elit yang
dapat mellihat perkembangan dari suatu padangan ‘masuk dam keluar’ yang merusdak
tim penjualan.
Rencana Yang Tepat
Key account
Orang dan waktu merupakan unusur yang penting, dimana tin key account dituntut
untuk memperbaiki pemahaman mereka mengenai kebutuhan pelanggan dan
menyesuaikan bisnis agar bertindak sesuai dengan mereka
Key development account
Inti dari tugas adalah eksplorasi—meneliti kebutuhan dan persepsi, dan mendapatjan
jalan masuk
Maintenance account
Dalam bentuk apapun ini merupakan kategori yang sulit. Mereka adalah konsumen
yang baik, mungkin mereka loyal selama bertahun-tahun, hampir pasti mereka
menjadi favorit dari kebanyakan anggota timanda. Keputusan yang sulit namunu
benar, adalah menarik sumber daya dan energi dari para pelangan semacam
ini—karena sumberdaya itu dibutuhkan di tempat lain.
Opportunistic account
Mereka adalah pelanggan secara sukarela Anda layani jika cocok dengan prioritas
Anda. Yang paling penting jangan biarkan pelanggan ini
mencuri sumber daya Anda..
Paket Perangkat Lunak
Ada sistem yang sederhana dan ada yang kompleks, yang berbiaya rendah dan
tinggi. Pada akhirnya yang paling baik adalah menerima perangkat lunak (
software) sebagai alat yang pandai berhitung yang dapat membantu anda proses
data secara lebih profesinal. Nilai sebenarnya masi terletak pada kerja otak,
bukan pada perengkat lunaknya.
Langkah
7 Daya tarik pelanggan
Jenis faktor daya tarik
Ada banyak daya tarik, dan kita mungkin dapat terbantu mencarinya dengan
mendekati daya tarik tersebut melalui lima pertimbangan yang berbeda namun
saling berkaitan.
·
Mewakili daya tarik yang merni
·
Mengindikasikan kemungkina sukses yang besar
·
Berkaitan dengan objek jangka panjang bisnis
Anda—kemana anda akan pergi dalam x tahun kedepan?
·
Membantu mengindikasikan peluang tertentu—apa yang
dapat kita peroleh?
·
Berdasarkan pendekatan realitis sumber daya dan
kemampuan kita.
Proses
Langkah 7 akan membawa kita pada prosedur berikut ini
a) Identifikasikan
serangkaian kriteria daya tarik pelanggan.
b) ringkas
menjadi enam faktor daya tarik pelanggan.
c) Beri
bobot faktor tersebut untuk mengidentifikasikan tingkat kepentingannya.
d) beri
peringkat semua pelanggan berdasarkan faktor-faktor tersebut.
e) Lipat
gandakan peringkatnya dengan pemberian bobot unutk mengidentifikasi peringkat
relatif dair daya tarik pelanggan.
f) Posisikan
pelanggan di sepanjang sumber vertikal KAISM, berdasarkan daya tarik mereka.
Tujuan dalam proses
ini adalah untuk mengidentifikasikan enam faktor yang dapat diterapkan sama
rata pada semua pelanggan dalam segmentasi yang dijadikan pertimbangan. Ada
beberapa alasan mengapa harus enam:
· alat
ini adalah alat yang digunakan dalam mengomunikasikan keputusan yang dibuat mengenai
managemen dan pelayanan pelanggan keseluruh organisasi—kebanyakan orang tidak
ingin diganggu dengan daftar kriteria yang banyak dan terperinci—enam faktor saja
lebih mudah diingat.
· Alat
itu digunakan dalam membuat beberapa keputusan yang vital namun sulit—lebih
sedikit dari enam faktor mungkin terlalu berbahaya.
· Alasan
lain yang lebih banyak berkaitan dengan proses dibandingkan dengan hasilnya.
Ingat-lah bahwa dalam 6-lah yang menyebutkan bahwa proses lebih penting
daripada hasil. Ini akan menjadi latihan bagi tim, dan tim tersebut akan mulai
denga satu daftar yang lebih besar. Menjadikannya enam adalah teknik yang baik
dalam menciptakan debat mengenai masalahy tersebut.
Menjelaskan Proses
1. Mulailah dengan membuat tim.
2. Minta setiap anggota untuk mencatat kreteria favorit mereka.
3. Tempatkan tim Anda kedalam posisi bagian yang Anda inginkan.
4. Kemudian tempatkan kolega anda saling berpasangandan mintalah saling membuat
daftar masing-masing.
5. Kemudian kumpulkanlah tim Anda dan kriteria yang mereka buat.
Lalu lakukanlah kriteria yang tebaik yang ada.
7. Sekarang masukkanlah bagian yang sulit—menjabarkanya menjadi enam.
Memilih Enam Faktor
Kapanpun ada keraguan, berpalinglah pada kriteria yang paling berorientasi pada
masa depan. Penghasilan
hari ini memang penting, namun tidak sepenting penghasilan masa depan.
1. Key account
2. Hunter ( tim pemburu)
3. Profit opportunity (kemungkinan laba )
4. Given (pemberian )
5.Diffeentiator ( perbedaan—Kriteria)
6. Orientasi masa depan
Benchmarking
Dakam proses ini anda memberi nilai pada setiap pelanggan berdasarkan seberapa
atraktif (menarik) mereka, dibandingkan dengan daya tari Anda. Untuk setiap
faoktor daya tarik tetapkan satu tanda atau benchmark tentang apa yang baik,
apa yang rata-rata, dan apa yang jelek sebelum mulai memberi peringkat pada
pelanggan.
Rating,
Weighting, Dan Ranking
1) Masukkan pelanggan pilihan Anda pada
bagian atas tabel.
2) Masukkan
faktor daya tarik pelanggan yang telah dipilih dan disetujui.
3) Masukkan
pemberian bobot yang telah disetujui untuk setiap faktor
4) Urutkan
(Rate) setiap pelanggan berdasarkan setiap faktor, kalilkan dengan setiap rating
yang diberikan.
5) Lakukan
secara horizontal pada setiap fakotor..
6) kerjakan
secara vertikal sekarang.
7) Hitunglah
nilai rata-rata.
Langkah 8 Kekuatan Relatif
Tentukan apa yang pelanggan pikirkan tentang Anda;
t
Menempatkan diri Anda secara nyaman pada posisi
pelanggan merupakn suatu hal yang penting
t
Anda tidak
diperkenankan mengira-ngira.
t
Jika tidak tahu, akuilah.
t
Segera setelah mengakuinya, tentukan bagaimana cara menemukannya.
t
Gunakan hati—anda
t
Tanyailah pelanggan—Anda
t
Jangar biarkan langkah ini membuat anda putus asa
karena ketidaktahuan Anda.
Rating vendor
(penjual) mencari tahu mengenai rating banyak gunanya. Pada dasarnya keputusan
bisnis diambil karena alasan yang lebih kompleks.
Langkah
9 Pemilihan dan Komunikasi
Ketika melakukan pemiolihan terahir Anda harus memperhatikan beberapa hal
penting dalam benak Anda
t
KAISH adalah alat untuk membantu dan bukan untuk
memaksa Anda menghadapi masalah.
t
Ya, tentu saja Anda dapat mengabaikan aturan dan
defenisinya—selama Anda dapat menjelaskan mengapa.
t
Kembalilah kesumner daya Anda—berepa banyak key
account yang dapat benar-benar Anda kelola secara layak ( layak berarti
demikian rupa sehingga mencerminkan perbedaan).
t
Pemilihan atau seleksi adalah salah satu hal, membuat
setiap orang setuju dan mendukung tindakan yang diminta jauh lebih penting.
Langkah 10 Review,
Review, review
Langkah ini memerlukan penjelasan paling sedikit dari semua langkah dalam
proses ini;Teruslah melangkah
Fokuskan untuk mengulangi keseluruhan proses ini paling tidak sekali setahun,
dan lebih sering jika Anda berada dalam industri dengan pasar yang cepat sekali
berubah—seperti telekomunikasi.
Langkah
11 Langkah Rencana pemasaran dan segmentasi
Paket software
Mengelola key account
Pelatiha dan konsultasi
1. in-house work
2. performance map© dari kay account
3. masterclass
4. seminar IYBS