Kamis, 11 Juni 2015

KONSEP BISNIS (1)


DEFINISI
Secara historis kata bisnis dari bahasa Inggris business, dari kata dasar busy yang berarti "sibuk" dalam konteks individu, komunitas, ataupun masyarakat. Dalam artian, sibuk mengerjakan aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan. Secara etimologi, bisnis berarti keadaan dimana seseorang atau sekelompok orang sibuk melakukan pekerjaan yang menghasilkan keuntungan.

Dalam ilmu ekonomi, bisnis adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya, untuk mendapatkan laba. Kata "bisnis" sendiri memiliki tiga penggunaan, tergantung skupnya — penggunaan singular kata bisnis dapat merujuk pada badan usaha, yaitu kesatuan yuridis (hukum), teknis, dan ekonomis yang bertujuan mencari laba atau keuntungan. Berikut beberapa pengertian bisnis menurut beberapa tokoh  diantaranya  :
a.  Menurut  Brown dan  Petrello (1976)                  :
    “Business is an institution which produces goods and services demanded by people”, yang berarti bisnis adalah suatu lembaga yang menghasilkan barang dan jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat sambil memperoleh laba.
b. Menurut Steinford (1979)                                    :
Business is all those activities involved in providing the goods and services needed or desired by people”, yang berarti bisnis sebagai aktivitas yang menyediakan barang atau jasa yang diperlukan atau diinginkan oleh konsumen.
c.  Menurut Griffin dan Ebert  (1996)                     :
“Business is an organization that provides goods or services in order to earn provit” , yang berarti bisnis merupakan suatu organisasi yang menyediakan barang dan jasa yang bertujuan untuk menghasilkan profit (laba).
d. Menurut Hughes dan Kapor                   :
“Business is the organized effort of individuals to produces and sell  for a provit, the goods and services that satisfy societies needs. The general terms business refer to all such efforts within a society or within a industry”, yang berarti bisnis adalah suatu kegiatan usaha individu yang   terorganisasi untuk menghasilkan dan menjual barang dan jasa guna mendapatkan keuntungan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat dan industri.
e.  Menurut Allan Afuah (2004)                               :
“Bisnis adalah sekumpulan aktivitas yang dilakukan untuk menciptakan dengan cara menggembangkan dan mentransformasikan berbagai sumber daya menjadi barang atau jasa yang diinginkan konsumen.
f.  Menurut Glos, Steade dan Lowry (2007)          : “
Bisnis merupakan jumlah seluruh kegiatan yang diorganisir oleh orang-orang yang berkecimpung dalam bidang perniagaan dan industry yang menyediakan barang dan jasa untuk kebutuhan mempertahankan dan memperbaiki standart serta kualitas hidup mereka.

B. TUJUAN BISNIS
Bagi para wiraswasta ataupun pengusaha tujuan mereka berbisnis yakni berusaha mengolah bahan untuk dijadikan produk yang diperlukan oleh konsumen yaitu berupa barang dan jasa.

Namun tujuan berbisnis  bagi sebuah perusahaan yakni mendapatkan laba maksimum yang  merupakan suatu imbalan yang diperoleh oleh perusahaan dari penyediaan suatu produk bagi para konsumen.
Ada berapa tujuan binis dilihat dari berbagai segi antara lain :
1.      Kemakmuran dan kelayakan hidup.
2.      Mengurangi tingkat ketergantungan terhadap ekonomi ideal
3.      Memberdayakan potensi diri dan potensi lingkungan
4.      Meningkatkan kontribusi ekonomi dalam masyarakat
5.      Melatih dan meningkatkan kemampuan dalam pemberdayaan factor ekonomi.
6.      Meningkatkan mental kewirausahaan yang berani dan kokoh menghadapi kerasnya kehidupan.
7.      Menjadi media aktualisasi diri dalam mencapai tujuan dan visi dimasa yang akan dating.

C. FUNGSI BISNIS

Fungsi bisnis terbagi menjadi dua yakni menurut  tokoh dan fungsi dalam mikro dan   makro yakni :
a.  Menurut Steinhoff (1979:17), fungsi yang dilakukan oleh aktivitas bisnis dapat dikelompokkan ke dalam tiga fungsi dasar, yaitu :


1.  Acquiring Raw Materials ( Memperoleh bahan baku )
     Dalam membuat roti kita memerlukan tepung terigu untuk membuatnya, membuat lemari kita juga memerlukan kayu untuk membuatnya, dan dalam membuat buku tulis kita memerlukan dahan untuk dapat membuatnya.

2.  Manufacturing Raw Materials into Products
Setelah bahan baku yang kita peroleh nanti akan diolah menjadi sebuah produk. Misalnya : dalam membuat roti, tepung terigu diubah menjadi roti dengan berbagai rasa.

3.  Distributing Products to Consumers
     Produk yang dihasilkan lalu di distribusikan kepada konsumen.

1. Fungsi mikro bisnis
    Konstribusi terhadap pihak yang berperan langsung, yakni :
a.    Pekerja atau Karyawan
    Pekerja menginginkan gaji yang layak dari hasil kinerjanya, sedangkan manajer menginginkan kinerja yang tinggi yang ditunjukkan dengan omzet penjualan dan laba.
b.  Dewan Komisaris
     Mengawasi dan memantau kegiatan manajemen dan memastikan berjalannya kegiatan hingga mencapai tujuan perusahaan.
c.   Pemegang Saham
     Investor memiliki kepentingan dan tanggung jawab tertentu terhadap suatu perusahaan.

2.  Fungsi makro bisnis
a.  Masyarakat Sekitar Perusahaan
     Memberikan kontribusi kepada masyarakat sekitar sebagai bentuk
     tanggung jawab perusahaan.
b.    Bangsa dan Negara
Bertanggung jawab kepada bangsa dan negara yang diwujudkan dalam bentuk membayar pajak.

D. ELEMEN-ELEMEN BISNIS
Elemen – elemen dasar bisnis terbagi menjadi empat, yaitu :
1). Modal ( Capital )
     Sejumlah uang yang digunakan untuk menjalankan kegiatan bisnis yaitu  transaksi.
2). Bahan-bahan ( Materials )
Factor produksi yang diperlukan dalam melaksanakan aktifitas bisnis untuk diolah dan menghasilkan barang dan jasa yang dibutuhkan masyarakat.
3). Sumber Daya Manusia ( SDM )
Kualifikasi SDM yakni memiliki kemampuan kompetitif dan berkualitas tinggi.
4). Keterampilan Manajemen ( Management Skill )
Sistem manajemen yang dijalankan berdasarkan prosedur dan tata kerja manajemen.

E.      ASPEK-ASPEK BISNIS
Aspek bisnis terbagi menjadi empat yaitu:
1.  Kegiatan individu dan kelompok
Bisnis bisa dilakukan individu dan kelompok dengan menggerakan segala potensi dan kemampuan dalam mengelola produk, harga, promosi dan penentuan lokasi yang sesuai dengan karakteristik bisnis.
2.  Penciptaan nilai
Binis mengolah dan merubah bahkan meniru sesuatu yang sederhana menjadi memiliki nilai jual yang tinggi, atau sesuatu yang tidak berguna menjadi lebih memberikan manfaat bagi masyarakat konsumen.
3.  Penciptaan barang dan jasa
Selain merubah nilai bisnis juga terjadi adanya penciptaan barang dan jasa yang selanjutnya bisa ditawarkan dan menghasilkan keuntungan maksimal dan hak paten terhadap apa yang telah diciptakannya.
4.  Keuntungan melalui transaksi.
Bisnis diharapkan akan mendapatkan berbagai macam transaksi jual beli yang mampu mengembalikan modal tetap yang telah ditanmakan dan mendapatkan keuntungan sesuai dengan harapan dan tujuannya.
5. Pengelolaaan informasi dan teknologi.
Bisnis selain aspek diatas juga memanfaatkan efektiftas informasi dan penggunaan teknologi yang tepat sehingga bisa lebih meningkatkan omset dan perolehan standar kehiduapan yang lebih positif.

F.       KARAKTERISTIK BISNIS
Adapun karakteristik yang dimiliki oleh bisnis yang terdiri dari tiga karakteristik yakni :
1.   Kompleksitas dan keanekaragaman
2.   Saling ketergantungan
3.   Perubahan dan inovasi
4.   Interaksi antara produsen dan konsumen

G.     FAKTOR YANG MEMPENGARUHI BISNIS
Terdapat faktor yang menentukkan iklim bisnis, diantaranya :
a.      Investasi
      Penggunaan sumber-sumber untuk menciptakan modal baru.
b.      Tabungan
Jumlah yang diputuskan oleh para pekerja untuk ditabung akan menentukan kuat lemahnya multiplier tersebut. Semakin banyak tabungan berarti semakin sedikit pengeluaran dan semakin lemah multiplier tersebut.
c.       Pemerintah
      Pemerintah berperan sebagai pengelola sistem bisnis. Pemerintah memiliki dua kebijaksanaan yang dapat mempengaruhi bisnis, yaitu :
1.   Kebijaksanaan Fiskal
Kebijaksanaan yang digunakan umtuk mempengaruhi permintaan dengan meningkatkan pajak (mengurangi permintaan) atau meningkatkan pengeluaran pemerintah (meningkatkan permintaan)
2.   Kebijaksanaan Moneter
     Kebijaksanaan yang berkaitan dengan pengelolaan supply (penawaran) uang untuk meningkatkan atau menurunkan permintaan.
 d.  Masyarakat.
    Peningkatan motivasi berusaha (entrepreneurship motive) dimasyarakat yang melahirkan para pebisnis baru sehingga semakin meningkatnya persaingan bisnis yang mendorong penciptaan iklim usaha, inovasi produk dan jasa, pelayanan terbaik dan peningkatan daya beli masyarakat.

H. PROBLEMA BISNIS
Tiga persoalan yang selalu menjadi perhatian pemerintah maupun masyarakat karena dapat mempengaruhi setiap konsumen dalam sistem bisnis, yaitu :
a.    Inflasi
     Inflasi adalah suatu kenaikan harga-harga barang dan jasa secara umum dalam perekonomian.
b.   Produktivitas
     Produktivitas adalah keluaran barang dan jasa per unit tenaga kerja.
c.    Pengangguran
    Tingkat pengangguran di Indonesia tidak dapat ditentukan secara tepat karena sulitnya mendapatkan data yang akurat. Salah satu timbulnya pengangguran karena banyaknya karyawan yang di PHK dimana perusahaan sudah tidak mampu lagi membayar mereka  sebagai akibat turunnya penghasilan (dari penjualan) secara drastic.

I.  BENTUK DASAR KEPEMILIKAN BISNIS

Perusahaan adalah organisasi bisnis yang dijalankan dalam rangka memenuhi kebutuhan (need) dan keinginan pasar (Want) / konsumen untuk mendapatkan keuntungan (Profit) dan menjaga kelangsungan hidup sumber daya alam dan lingkungan sosial. Organisasi bisnis :Unit kegiatan yang melakukan aktifitas pengolahan faktor-faktor produksi untuk menyediakan barang dan jasa bagi masyarakat, mendistribusikannya serta melakukan upaya dengan tujuan memperoleh keuntungan dan memuaskan kebutuhan konsumen”

Ada beberapa bentuk organisasi bisnis yang sering digunakan dalam kegiatan bisnis antara lain:

1).  Badan Usaha Perorangan
Badan usaha perorangan adalah bentuk badan usaha yang pemilik usaha bertindak sekaligus  sebagai pengelola dan penanggung jawab kegiatan usahanya.

Ciri-ciri :
a.    Mudah didirikan dan mudah untuk dibubarkan
b.    Seluruh keuntungan yang dimiliki sendiri oleh pemiliknya
c.    Tanggung jawab tidak terbatas
d.    Umumnya tidak dikenakan pajak terlalu tinggi

Kelebihan :
a.    Mudah dalam pengambilan keputusan
b.    Semua keuntungan menjadi milik pribadi pengusaha
c.    Mudah dibentuk dan tidak memerlukan proses perizinan yang rumit
Kelemahan :
a.    Resiko ditangggung sendiri oleh pemilik
b.    Tanggung Jawab tidak terbatas
c.    Permodalan yang terbatas
d.    Kelangsungan hanya tergantung pada pemilik saja

  2).  Badan Usaha Kelompok/Persekutuan
Badan usaha kelompok adalah perusahaan yang dimiliki oleh beberapa orang yang bekerjasama dalam bentuk persekutuan. Badan usaha kelompok dibagi menjadi 2 yaitu :
a)  Badan usaha berbadan hukum (perseroan terbatas dan koperasi)
b)  Badan usaha tidak berbadan hukum (cv dan firma)

Apabila badan usaha hukum memiliki sengketa hukum dan terlibat langsung dalam permasalahan utang, kewajiban pemilik badan usaha tersebut untuk menyelesaikannya. Sedangkan badan usah tidak berbadan hukum, jika badan usaha tersebut terlibat sengketa hukum atau telibat permasalahan utang, sanksi hukum dan kewajiban membayar utang menjadi tanggung jawab pemilik badan usaha tersebut.

3).  Firma
Firma adalah tiap-tiap perseorangan (maatschap) yang didirikan untuk menjalankan suatu perusahaan dibawah nama bersama, yakni nggota-anggotanya langsung dan sendiri-sendiri bertanggung jawab sepenuhnya terhadap orang-orang ketiga.
Ciri-ciri :
a.     Apabila utang tidak terbayar dengan harta kekayaan perusahaan, sekutu-sekutu nya terlibat langsung dalam usaha wajib membayar sisa utang tersebut (pasal 18 KUH Dagang Yo pasal 1618, 1619 ayat 1 KUH Perdata)
b.     Keanggotaan Firma berlaku seumur hidup
c.      Bila ada anggota lain yang ingin terlibat dalam kegiatan usaha harus ada persetujuan dari seluruh anggota sekutu yang terlibat dalam usaha
d.     Setiap anggota sekutu berhk untuk membubarkan firma

4).  CV (Comanditaire Voenootsschap)
Persekutuan komanditer adalah suatu persekutuan untuk mejalankan suatu perusahaan yang dibantuk antara satu orang atau beberapa orang persekutuan yang secara tanggung menanggung, bertanggung jawab untuk seluruhnya pada satu pihak atau lebih sebagai pelepas uang pada pihak lain yang merupakan sekutu komanditer yang bertanggung jawab sebatas sampai pada sejumlah uang yang dimasukkannya. Ciri-ciri :
a.  Sekutu komplementer bertanggung jawab terhadap harta miliknya, perusahaan, dan pihak ketiga
b.  Mempunyai harta kekayaan yang dipishkan dengan harta kekayaan pribadi dan mitranya atau sekutunya
c.   Tidak berbadan hukum
d.  Jika modal perusahaan cukup besar, modal tersebut bias dibagi-bagi ke dalam bentuk saham
e.  CV yang terbagi atas saham mempunyai komisaris, tetapi tetap berstatus sebagai mitra komanditer
f.    Jika salah satu anggota CV meninggal maka CV bubar
g.  CV tidak diharuskan untuk melakukan pendaftaran dan pengumuman pada tambahan berita Negara



5) . PT (Perseroan Terbatas)
Perseroan terbatas adalah badan hukum yang merupakan persekutuan modal, didirikan berdasarkan perjanjian, melakukan kegiatan usaha dengan modal dasar seluruhnya terbagi dalam saham dan memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam Undang-undang ini serta peraturan pelaksanya.
Unsur-unsur PT  :
a)     Berbantuk badan hukum
b)     Didrikan berdasarkan perjanjian yang jelas
c)     Melakukan kegiatan usaha untuk meraih keuntungan tertentu
d)     Modalnya dibagi-bagi dalam bentuk saham
e)     Memenuhi peraturan dan perundangan yang berlaku

6).  Badan Usaha Koperasi
Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang-seorang atau badan hukum badan hukum koperasi dalam melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan atas asas kekeluargaan.
Prinsip dan cirri-ciri koperasi :
a.     keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka
b.     Pengelolaan dilaksanakan secara demokratis
c.      Pembagian sisa usaha dilakukan secara adil berdasarkan sumbangan dan usaha anggota
d.     Pemberian balas jasa terbatas hanya pada modal
e.     Kemandirian

J. SISTEM EKONOMI

Sistem ekonomi adalah sistem suatu negara untuk mengalokasikan sumber daya ke warga negaranya, baik perorangan maupun organisasi. Jenis system ekonomi sangat berpengaruh terhadap pola bisnis yang dilakukan suatu Negara. Ada beberapa jenis system ekonomi antara lain :

1).  Merkantilisme
Faham yang menyatakan bahwa suatu Negara berusaha mendapatkan emas  sebanyak-banyaknya melalui Perdagangan Luar Negeri. Di Eropa ada tiga macam system perekonomian yang berlaku
a.  Perekonomian tersendiri
b.  Kerajinan dan pertukangan
c.  Kapitalisme

2).  Kapitalisme
         Sistem kapitalisme  terdapat tiga sifat pokok yaitu :
a.  Hak milik atas barang modal ada di tangan orang perorangan
b.  Harga barang/jasa  ditentukan oleh permintaan dan penawaran ( ekonomi pasar )
c.   Dijamin adanya persaingan  bebas, kebebasan untuk berdagang dan mempunyai pekerjaan, kebebasan untuk mengadakan kontrak serta kebebasan untuk hak milik dan kebebasan untuk mendapatkan keuntungan

3).  Komunisme
Perekonomian Komunisme disebut Ekonomi Pasar , maka perekonomian dikatakan Ekonomi Pemerintah yang bersifat totaliter atas keputusan  ekonomi yang dibuat.

4).  Fasisme
Fasisme merupakan bentuk pemerintahan yang seringkali disebut Negeri Usaha ,yang setiap orang bebas memilih tenpat yang diinginkan atas persetujuan pemerintah.

5). Sosialisme
Pada system perekonomian Sosialisasi ini, harta kekayaan tersebut, dimiliki dan diselenggarakan oleh Koperasi – koperasi produksi atau konsumsi, serikat sekerja, badan hukum masyarakat dan organisasi lain atas dasar suka rela.

6).  Demokrasi Ekonomi
      Demokrasi Ekonomi di Indonesia mengandung ciri-ciri sebagai berikut
a.  Perekonomian disusun sebagai usha bersama berdasarkan asas kekeluargaan.
b.  Cabang-cabang produksi yang penting bagi Negara dan menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh Negara.
c.   Bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh Negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.
d.  Sumber-sumber kekayaan Negara dipergunakan dengan permufakatan Lembaga–lembaga Perwakilan Rakyat serta pengawasan terhadap kebijakan ada pada Lembaga-lembaga Perwakilan Rakyat pula.
e.  Warga Negara memiliki kebebasan di dalam memilih pekerjaan yang dikehendaki serta mempunyai hak akan pekerjaan dan penghidupan yang layak.
f.    Hak milik perorangan di akui dan pemanfaatannya tidak boleh bertentangan dengan kepentingan masyarakat.
g.  Potensi, inisiatif dan daya kreasi stiap warga Negara dikembangkan sepenuhnya dalam batas-batas yang tidak merugikan kepnetingan umum
h.  Fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh Negara



K.  KLASIFIKASI BISNIS
Bisnis terdiri dari berbagai macam tipe, dan, sebagai akibatnya, bisnis dapat dikelompokkan dengan cara yang berbeda-beda. Satu dari banyak cara yang dapat digunakan adalah dengan mengelompokkan bisnis berdasarkan aktivitas yang dilakukannya dalam menghasilkan keuntungan.
1)    Manufaktur 
Adalah bisnis yang memproduksi produk yang berasal dari barang mentah atau komponen-komponen, kemudian dijual untuk mendapatkan keuntungan. Contoh manufaktur adalah perusahaan yang memproduksi barang fisik seperti mobil atau pipa.
2)    Bisnis jasa 
Adalah bisnis yang menghasilkan barang intangible, dan mendapatkan keuntungan dengan cara meminta bayaran atas jasa yang mereka berikan. Contoh bisnis jasa adalah konsultan dan psikolog.
3)    Pengecer dan distributor 
adalah pihak yang berperan sebagai perantara barang antara produsen dengan konsumen. Kebanyakan toko dan perusahaan yang berorientasi-konsumen adalah distributor atau pengecer.
4)    Bisnis pertanian dan pertambangan 
adalah bisnis yang memproduksi barang-barang mentah, seperti tanaman atau mineral tambang.
5)    Bisnis finansial 
Adalah bisnis yang mendapatkan keuntungan dari investasi dan pengelolaan modal.
6)    Bisnis informasi 
Adalah bisnis menghasilkan keuntungan terutama dari pejualan-kembali properti intelektual (intelellectual property).
7)    Utilitas 
Adalah bisnis yang mengoperasikan jasa untuk publik, seperti listrik dan air, dan biasanya didanai oleh pemerintah.
8)    Bisnis real estate 
Adalah bisnis yang menghasilkan keuntungan dengan cara menjual, menyewakan, dan mengembangkan properti, rumah, dan bangunan.
9)    Bisnis transportasi 
Adalah bisnis yang mendapatkan keuntungan dengan cara mengantarkan barang atau individu dari sebuah lokasi ke lokasi yang lain.

K. MANAJEMEN BISNIS
Tujuan dari manajemen bisnis adalah untuk menciptakan kekayaan bagi pemilik usaha dengan memberikan beberapa nilai yang konsumen butuhkan.
Proses manajemen bisnis melibatkan :
a)     Meneliti pasar untuk peluang bisnis yang menguntungkan
b)     Mengembangkan strategi untuk manajemen pemasaran, manajemen operasi, manajemen keuangan dan manajemen sumber daya manusia
c)      Melaksanakan strategi melalui perencanaan, pengorganisasian, memotivasi dan kontrol kelangsungan hidup jangka panjang mengharuskan bahwa bisnis dikelola secara bertanggung jawab dan beretika dengan membahas isu-isu lingkungan dan tujuan karir karyawan.

Tidak ada komentar:

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...